Beberapa Momen penting dalam hidupku Aku dilahirkan pada 1986 di tengah-tengah keluarga besar Alwi. Aku cukup bahagia menjadi salah satu bagian dari mereka. Aku mahasiswa dari STT MADIUN yang mengambil jurusan TI Read more...
Telur palsu ternyata beredar luas di negri Cina. Malah di sana kursus-kursus membuat telur palsu bertebaran di pelosok negri. Biayanya sekitar 40-100 dolar AS. untuk kursus 2 hari. Ditanggung, habis itu peserta kursus bakal bisa memproduksi telur yang sepnuhnya terbuat dari bahan kimia, termasuk tawas. Ihhh..ngeri ya, Tau nggak, kalau mengkonsumsi telur palsu tersebut secara terus menerus bakal mengalami penurunan daya ingat, bahkan ginjal dan lever pun jadi korban. Jadi hati-hatilah. Tapi buat yg penasaran ingin tau caranya perhatikan 'kursus singat' berikut ini. He..he..gratis kok nggak usah bayar.
PROSES PEMBUATANNYA: Untuk ‘putih telur’, dibuat dengan melarutkan sodium alginate, tawas, dalam air. Larutan tersebut akan terlihat seperti cairan bening yang kental dan sulit membedakannya dengan putih telur yang sebenarnya. ‘Kuning telur’ dibuat dengan bubuk berwarna kuning jeruk yang telah diberi larutan kalsium klorida. Ini akan membuat selaput tipis di luar ‘kuning telur,’ yang akan mengikatnya dengan kuat. Setelah itu diaduk,
Nah di sekolahan inilah keceriaan kami terukir dan jiwa kepemimpinan kami ditempa...SMA Bakti memberi banyak warna dalam hidupku...sehingga lekat dalam kenangan…hingga ku menutup mata..
Setelah bertemu dengan Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kak Seto, Syekh Puji membatalkan pernikahannya dengan Lutfiana Ulfa (12). Teknis pembatalan akan diatur dalam minggu-minggu ini. "Syekh Pujiono akan merujuk anjuran KPAI yang diwakili Kak Seto. Teknisnya akan kita atur dalam waktu dekat. Minggu-minggu ini," kata juru bicara keluarga Syekh Puji, Sedyo Prayogo, usai bertemu Kak Seto di Ponpes Miftahul Jannah, Bedono, Jambu, Kabupaten Semarang, Jumat (31/10/2008) petang. Gogok, panggilan Sedyo Prayogo, enggan menjelaskan teknis pembatalan pernikahan itu. Tapi karena pernikahan itu dilakukan secara siri, maka pembatalan juga akan dilakukan secara siri. "Sekali lagi, teknisnya akan kita persiapkan kemudian. Oke, sudah ya," katanya mengakhiri penjelasan sambil meninggalkan wartawan. Syekh Puji yang terlihat sangat serius hanya mendengarkan saja keterangan Gogok dan